PKS: Anti RUU Pornografi Tak Siap Berdemokrasi

pkspiyunganonline: Jakarta - Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI Al Muzzammil Yusuf menilai, pihak-pihak yang menolak pengesahan RUU Pornografi menjadi Undang-Undang, belum siap melaksanakan demokrasi yang sesungguhnya.

"Mereka belum siap berdemokrasi, karena mereka tidak menghormati proses panjang wakil rakyat yang mendiskusikan RUU ini," kata Al Muzzammil di Jakarta, Rabu (17/9).

Menurutnya, Panitia Kerja RUU Pornografi sudah banyak bertoleransi mengurangi dan menyesuaikan RUU itu dengan aspirasi masyarakat yang masuk, tetapi seakan-akan RUU itu baru bagus kalau seluruh ide mereka diterima.

Mereka yang menolak RUU Pornografi, katanya, berarti juga telah meremehkan upaya penyelamatan generasi muda dan anak-anak. "Karena fakta menunjukkan, siapapun pelakunya, dan apa pun bentuk pornografinya, yang paling dirugikan adalah remaja dan anak-anak," cetus Al Muzzammil.

Para penolak RUU Pornografi, lanjutnya, lebih terinspirasi dan mewakili ide kebebasan Barat yang jelas-jelas telah gagal melindungi masyarakatnya dari bahaya pornografi.

Selain itu, tambah Muzzammil, mereka melupakan nilai-nilai agama yang diagungkan oleh Pancasila pada sila pertamanya, serta melupakan amanat UUD 1945, pasal 31 ayat 3 bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk meningkatkan iman, taqwa, dan akhlak mulia dalam rangka pencerdasan bangsa.

Sebelumnya, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Partai Damai Sejahtera DPR menolak pengagendaan pengesahan RUU itu menjadi UU dalam rapat Badan Musyawarah DPR.[L6]

sumber: inilah.com

0 Response to "PKS: Anti RUU Pornografi Tak Siap Berdemokrasi"

Posting Komentar