Jakarta – Langkah kuda PKS untuk meraih basis massa yang lebih luas dan besar, semakin tak terbendung. Langkah ini makin mencorong karena partai-partai politik lain tidak memiliki inisiatif serupa. Bahkan juga tidak di partai gajah sekalipun.Dalam hitungan beberapa hari ini saja, PKS sudah melakukan langkah trengginas. Mulai dari beriklan kepahlawanan di media, menjalin rekonsiliasi moral kepada keluarga pahlawan nasional, dan memberikan penghargaan bagi 100 pemuda berintegritas.
Sebagai bagian dari gerak langkah kuda dari sisi intelektual, PKS, Sabtu (22/11) ini mengundang Prof Frankgrove. Ahli komunikasi politik dari University of Wisconsin, AS itu akan memberikan perspektif politik global kemenangan Barack Obama dan implikasi strategisnya bagi Indonesia.
“PKS ingin mendengar dari akademisi AS itu mengenai dampak kemenangan Obama bagi Indonesia dan dunia Islam,” kata Dr Sohibul Iman dan Sapto, keduanya aktivis PKS .
Memang, tidak ada jaminan bahwa dengan langkah kuda PKS itu, perolehan suaranya dalam Pemilu 2009 bakal bertambah besar. Namun upaya PKS pantas dicermati. Setidaknya, diapresiasi.
Langkah berani PKS itu bahkan ditandai dengan aksi mengundang keluarga mantan Presiden Soeharto, yakni Titiek Soeharto hadir dalam rekonsiliasi keluarga pahlawan. Langkah ini diharapkan bisa memotong dendam-dendam. PKS sudah menggebrak dari segala arah.
Dengan dakwah dan aktivitas politik dalam berbagai metode, PKS bergerak cepat dan masif untuk memenangkan Pemilu 2009 yang sudah di hadapan mata. Namun, melihat kecenderungan politik ke depan, pertarungan partai-partai politik Islamis dan nasionalis, diprediksi bakal head to head secara sengit. Apalagi situasi ekonomi Indonesia mungkin makin sulit akibat krisis finansial global yang memukul ekonomi nasional.
Dr Bahtiar Effendy dari UIN Jakarta menegaskan bahwa partai-partai politik Islamis dan nasionalis, PKS, Golkar, PDI-P, Partai Demokrat, PAN, PPP, PBR, Gerindra, dan Hanura masih memiliki masa depan. Syaratnya, mereka harus perduli, komitmen, dan konsisten dalam melayani dan menjaga kepentingan bangsa maupun aspirasi masyarakatnya.
Dalam hal ini, para pengamat politik melihat, PDIP, PKS, Golkar, PD, Gerindra, dan PAN akan makin bersaing ketat. Mereka akan head to head dan masih berpeluang untuk menang dalam Pemilu 2009.
Di kalangan partai-partai Islam, konflik internal PKB, juga memudarnya PPP dan PBB, telah membuka peluang bagi PKS untuk merebut suara. “Selama PKS konsisten dengan asas bersih dan perduli serta aspiratif, peluangnya untuk meraih suara terbesar, terutama dalam merebut swing voter, sangat terbuka,” kata Nanang Tahqiq MA, alumnus McGill University, Kanada dan dosen UIN Jakarta. Tampaknya, PKS jelas bergerak ke arah sana.
-------------
sumber: inilah.com
0 Response to "Ancaman Maut Langkah Kuda PKS"
Posting Komentar