Lawatan Capres PKS ke Malaysia

Kiriman: Wahid Surhim
Johor Bahru – Malaysia (Ahad, 16/11/08). DPD PKS Johor Malaysia kembali melakukan konsolidasi politik melalui tarbiyah siyasiyah (tarbiyah politik). Acara itu diisi dengan Bedah Buku Memperjuangkan Masyarakat Madani bagian “Platform Kebijakan Pembangunan PKS”. Hadir sebagai penyaji utama adalah salah satu capres dari PKS sekaligus caleg no. 1 Dapil DKI Jakarta 2, Dr. H. M. Sohibul Iman, MSc.

Ketua DPP PKS Bidang Ekuintek tersebut memaparkan dengan penuh semangat, meskipun dalam waktu yang sangat pendek (45 menit), hal-hal penting yang terkandung dalam buku itu. Beliau memaparkan bahwa yang dimaksud dengan platform adalah bentuk yang datar sehingga sebuah benda kalau didirikan akan tegak. Landasan pembangunan versi PKS ini selanjutnya akan didetailkan pada 2010 dalam buku Grand Design Indonesia Baru 2025.

Factor penting dalam membuat perubahan adalah direction of change (arah perubahan), agent of change (pelaku perubahan) dan engine of change (mesin perubahan). PKS selalu memperhatikan ketiga hal ini. Yang dicita-citakan oleh PKS memang bukan sekedar menang pemilu atau pilkada, tapi cita-cita kebangsaan, yakni “masyarakat madani yang adil, sejahtera, dan bermartabat”. Atau Indonesia kedepan adalah religious civilize society (masyarakat yang berperadaban materi yang tinggi tapi relijius). Negara-negara maju memang secara moral social bagus: kebiasaan antri, korupsi minim, etos kerja tinggi, dll. Tapi gagal dalam moral ritual dan moral susila. Ini keduanya adalah bom waktu yang siap meledak kapan saja. Indonesia yang diinginkan PKS tidak seperti itu.

Masalah kepemimpinan juga sangat diperhatikan dalam Platform. PKS menginginkan bahwa kedepan kepemimpinan nasional adalah kepemimpinan historis: kepemimpinan karena pergulatan dengan realita dan matang, bukan kepemimpinan mitos. Pemimpin mitos adalah pemimpin karena “darah biru”, baik karena darah biru proklamator, darah biru pendiri ormas terbesar, dan darah biru militer.

Sebagai pembahas adalah Ir. Abdul Wahid Surhim, MT (dari UI, pembahas bidang politik), Muhammad Abduh, MEI (UIA, pembahas bidang Ekonomi), dan Dr. Muhammad Ikhwan Jambak, MSc (dari UTM, pembahas bidang sosbud). Ketiga pembahas sangat mengapresiasi adanya buku yang memperlihatkan keberanian PKS untuk dikritisi dan dikontrol, menawarkan “jualan” yang berbeda, dan menggunakan metode penulisan yang sangat kuat.

Hadir dalam kesempatan itu kader dan simpatisan PKS dari pekerja kilang (pabrik), mahasiswa Universiti Teknologi Malaysia, dan masyarakat Indonesia di Johor.

0 Response to "Lawatan Capres PKS ke Malaysia"

Posting Komentar